Halaman ini adalah pengganti independen untuk pembaca yang tiba dari URL lama Bizz-Net tentang konsultasi waralaba. Bizz-Net tidak berafiliasi dengan konsultan, broker, merek franchise, atau penerbit lama. Ini bukan nasihat hukum, pajak, investasi, atau keuangan.
1. Scope pekerjaan tertulis
Pastikan jasa konsultasi menyebut deliverable yang konkret: review konsep, studi lokasi, proyeksi unit economics, dokumen SOP, draft franchise disclosure, training, atau pendampingan launching. Hindari paket besar yang hanya menjanjikan “dibantu sampai sukses” tanpa batas kerja.
2. Biaya dan konflik kepentingan
Tanyakan apakah konsultan menerima komisi dari franchisor, vendor interior, supplier bahan, software POS, broker lokasi, atau pembiayaan. Biaya setup, royalty, renewal, reimbursable expenses, dan success fee perlu terlihat sebelum tanda tangan.
3. Bukti outlet dan asumsi proyeksi
Minta basis angka untuk omzet, margin, traffic, sewa, gaji, food cost, waste, komisi aplikasi, dan payback period. Proyeksi sebaiknya punya skenario pesimis ketika penjualan 30–50% di bawah target.
4. Legal dan operasional
Cek dokumen legal franchise, hak merek, izin usaha, pembagian wilayah, audit kualitas, pasokan wajib, standar training, serta syarat keluar. Jika nilainya besar, minta pengacara atau akuntan independen meninjau kontrak.
Butuh second look pada proposal konsultan waralaba, paket kemitraan, atau franchise makanan? Bizz-Net menyediakan fixed-scope $49 operator due-diligence snapshot melalui Stripe Checkout server-side: satu checklist singkat berisi red flags, pertanyaan verifikasi, bukti yang sebaiknya diminta, dan langkah aman berikutnya untuk satu proposal.